Pengenalan Penyakit
Penyakit bakteri Aeromonas dan Pseudomonas pada ikan lele ditandai dengan benjolan merah pada pangkal sirip dada, perut bengkak, dan badan penuh borok.
Ciri-Ciri Penyakit
Ciri-ciri ikan lele yang terserang penyakit ini meliputi:
- Benjolan merah pada pangkal sirip dada
- Perut bengkak
- Badan penuh borok
Penyebab Penyakit
Penyakit ini disebabkan oleh kualitas air yang buruk, terutama saat kandungan bahan organik meningkat akibat perubahan musim.
Pencegahan
Pencegahan penyakit ini dapat dilakukan dengan:
- Menjaga kolam dalam kondisi bersih
- Melakukan penyucihamaan peralatan kerja
- Mengkarantina ikan lele yang sakit atau baru
Pengobatan
Pengobatan dapat dilakukan dengan:
Perendaman
- Ikan lele direndam di larutan PK (10-20 ppm) selama 30-60 menit
- Ikan lele direndam di larutan oxytetracycline (5 ppm) selama 24 jam
- Ikan lele direndam di larutan emequil (5 ppm) selama 24 jam
Pakan
- Mencampurkan oxytetracycline (50 mg/kg ikan) dalam pakan selama 10 hari
Penyuntikan
- Disuntik secara intraperitomeal/intra muscular dengan oxytetracycline (20-40 mg/kg ikan)
- Disuntik secara intraperitomeal/intra muscular dengan kanamcyin (20-40 mg/kg ikan)
- Disuntik secara intraperitomeal/intra muscular dengan steromycin (20-40 mg/kg ikan)
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa itu penyakit bakteri Aeromonas dan Pseudomonas?
Penyakit bakteri Aeromonas dan Pseudomonas adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Aeromonas dan Pseudomonas, yang dapat menyebabkan benjolan merah, perut bengkak, dan borok pada ikan lele.
Bagaimana cara mencegah penyakit ini?
Pencegahan penyakit ini dapat dilakukan dengan menjaga kolam dalam kondisi bersih, melakukan penyucihamaan peralatan kerja, dan mengkarantina ikan lele yang sakit atau baru.
Apa saja pengobatan yang dapat dilakukan?
Pengobatan dapat dilakukan dengan perendaman, pakan, dan penyuntikan menggunakan berbagai jenis obat.

